Cara Membaca Mikrometer Sekrup dengan Benar

By | Juli 30, 2021

Mikrometer sekrup merupakan alat pengukur yang terdiri dari sekrup yang sudah terkalibrasi dengan tingkat presisi 0.1 mm. Mikrometer sekrup ini ditemukan pertama kali di abad ke-17 oleh Willaim Gascoigne. Hal ini dikarenakan pada saat itu dibutuhkan alat presisi lebih dari jangka sorong.

Bagaimana Cara Membaca Mikrometer Sekrup?

Untuk membaca mikrometer sekrup Anda harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian mikrometer sekrup dan cara menggunakannya. Setelah itu baru Anda bisa membaca dan menghitung mikrometer sekrup dengan benar.

Bagian Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup ini terdiri dari beberapa bagian. Nah, berikut ini akan dijelaskan apa saja bagiannya berikut dengan pengertiannya.

  • Poros Tetap atau Anvil
    Bagian poros ini tidak bisa bergerak. Objek yang ingin Anda ukur akan diletakkan pada bagian poros ini. Sementara bagian poros gesernya akan didekatkan untuk menjepit objek tersebut.
  • Poros Geser atau Spindle
    Poros geser atau poros bergerak ini memiliki bentuk komponen yang silindris dan digerakkan oleh thimble.
  • Pengunci atau Lock Nut
    Bagian pengunci ini bisa Anda gunakan untuk mengunci pergerakan dari poros gesernya.
  • Sleeve
    Bagian statis ini memiliki bentuk lingkaran yang merupakan tempat dari ditulisnya skala pengukuran. Pada bagian ini terdapat dua skala, yakni skala utama dan skala nonius.
  • Thimble
    Bagian thimble merupakan bagian yang bisa Anda gerakkan dengan menggunakan tangan Anda.
  • Ratchet
    Bagian ratchet ini bisa membantu Anda untuk menggerakkan bagian poros geser dengan pergerakan yang lebih perlahan, berbeda jika menggerakkan bagian thimblenya.
  • Rangka atau Frame
    Komponen berbentuk C inilah yang menyatukan poros tetap dan komponen lain pada micrometer sekrup. Rangka micrometer sekrup memang dibuat tebal agar tetap kokoh dan mampu menjaga objek pengukuran tidak bergerak, bergeser bahkan berubah bentuk.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Prinsip kerja dari micrometer sekrup ini adalah untuk memperbesar jarak yang terlalu kecil. Tujuannya adalah untuk mempermudah proses pengukuran dengan menggunakan suatu sekrup. Selain itu, tujuannya juga untuk menjadikan putaran dari suatu sekrup lain yang lebih besar sehingga bisa dilihat skalanya.

  1. Cara meggunakan micrometer sekrup yang pertama adalah dimana objek yang akan diukur diletakkan terlebih dahulu dengan cara menempelkannya dengan bagian poros tetap.
  2. Setelah itu, bagian dari thimble ini akan diputar, sehingga objek pun akan terjepit oleh poros tetap dan poros geser.
  3. Bagian ratchet pun bisa Anda putar. Tujuannya adalah untuk menghasilkan perhitungan yang lebih presisi. Cara memutar ratchet ini adalah dengan menggerakkan poros gesernya secara perlahan.
  4. Setelah Anda yakin bahwa memang objek tersebut sudah benar-benar terjepit diantara kedua porosnya, maka hasil dari pengukuran pun bisa Anda baca. Pembacaan ini bisa Anda lakukan pada skala utama dan skala noniusnya.

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Pembacaan mikrometer sekrup dapat Anda lakukan pada dua bagian, yakni pada skala utama dan pada skala nonius. Skala utama pun bisa And abaca pada bagian sleeve dan skala nonius pun bisa And abaca pada bagian thimble.

  • Untuk skala utama, bisa Anda lihat angka yang tertera. Misalnya saja angkanya sudah melewati angka 5 pada bagian atasnya, dan pada bagian bawah garis horizontalnya sudah melewati 1 strip atau 0.5 mm, maka artinya adalah 5 + 0.5 mm = 5.5 mm.
  • Pengukuran ini juga bisa Anda lakukan dengan menggunakan prinsip bahwa setiap 1 stripnya menandakan jarak 0.5 mm. jika terlihat angkanya sudah melewati 5 strip diatas garis horizontal, dan 6 strip dibawah garis horizontalnya, maka total dari jaraknya adalah (5 + 6) x 0.5 mm = 5.5 mm.
  • Pada bagian keduanya, misalnya saja terlihat bahwa garis horizontal yang ada pada skala utamanya berhimpitan dengan angka 28 di skala nonius, maka artinya pada skala nonius tersebut bisa didapatkan tambahan panjang 0.28 mm.
  • Maka, hasil akhir dari pengukuran pada contoh ini adalah 5.5 mm + 0.28 mm = 5.78 mm. hasil ini pun memiliki ketelitian sebesar 0.01 mm.

Kesimpulan Mikrometer Sekrup

  • Mikrometer sekrup terdiri dari beberapa bagian seperti anvil, spindle, lock nut, sleeve, thimble, ratchet dan frame.
  • Gunakan mikrometer sekrup dengan benar agar hasil akurat.
  • Membaca mikrometer sekrup dengan skala utama dan pada skala nonius.

Itulah beberapa cara membaca mikrometer sekrup yang bisa Anda terapkan. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk Anda, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *